GARUDASATU.CO

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listyono Kritik Pemprov Dan Geram Dengan Adanya Pembangunan Smalter Tanpa Ada Diskusi Dengan DPRD Kaltim

GARUDASATU.CO,SAMARINDA-Ketua Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listyono memberikan kritikan pedas kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terkait kinerja seluruh Perusda plat merah.

Hal ini karena ada aduan ke komisi II terkait investasi, kemudian kinerja Perusda terus disorot karena adanya beberapa waktu lalu masuk surat kaleng dari oknum yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

“Maka dari itu kami Komisi II DPRD Kaltim minta kepada seluruh perusda kedepan harus punya rencana yang matang dan jelas dan jangan hanya melaporkan yang manis manis saja tapi minim sumbang PAD,” ujar Nidya Listyono.

Masih lanjut pria yang juga Ketua AMPG Kaltim ini jika pihaknya juga merasa geram kepada Pemprov Kaltim, karena muncul aduan masyarakat di wilayah pendingin adanya pembangunan smalter yang tanpa adanya musyawarah atau diskusi dengan DPRD Kaltim.

“Kami segera memanggil kadis perijinan karena ada laporan dari masyarakat terkait pembangunan smalter di pendingin, dengan nilai investasi mencapai Rp 2 triliun namun kini telah merusak jalan dan lebih mirisnya lagi tenaga kerja mereka semua dari China sehingga tidak ada tenaga kerja lokal.Apa apaan ini Pemprov Kaltim apalagi Gubernur Kaltim juga tidak pernah komunikasi dengan kami terkait pembangunan smalter tersebut,” urai Tyo.

“Saya di DPRD ini heran selalu ada investor masuk tapi kenapa DPRD Kaltim tidak pernah diajak bicara dianggap apa kami ini, begitu juga dengan penggolongan di bawah jembatan Mahakam kemana arah anggaran nya karena tidak ada menyumbang PAD sama sekali,” pungkas Tyo sambil gebrak meja di hadapan Asisten III Setdaprov Kaltim Riza Indra Riadi, Selasa(1/11/2022).(ms/Adv DPRD Kaltim).

Loading

BAGIKAN:

[printfriendly]
[printfriendly]

TINGGALKAN KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

Copyright© PT Garudasatu Media Indonesia