GARUDASATU.CO

KSOP Kelas I Samarinda Siapkan Layanan Optimal Arus Mudik Lebaran 2026

Dari kanan ke kiri, Kepala Seksi Lalu Lintas Laut KSOP Kelas I Samarinda, Deddy Yuwono dan Kabag TU KSOP Kelas I Samarinda Anung Trijoko SH., MH. (Foto: m).

SAMARINDA-KSOP Kelas I Samarinda sedang melakukan persiapan untuk Angkutan Lebaran 2026. Dalam rangka memastikan kelancaran arus mudik dan balik, KSOP Kelas I Samarinda telah mengadakan rapat koordinasi dengan instansi dan stakeholder terkait beberapa hari lalu di kantor Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Seksi Lalu Lintas Laut KSOP Kelas 1 Samarinda Deddy Yuwono didampingi Kabag TU Anung Trijoko SH., MH dan Humas di ruang kerjanya, Selasa(3/3/2026).

“Kami sampaikan bahwa hari Kamis minggu lalu kami telah rapat terkait rencana operasi dan giat angkutan lebaran 2026, KSOP sendiri pertama sudah melakukan uji petik kelayakan kapal kapal penumpang yang nanti akan dipakai sarana prasarana angkutan lebaran, yaitu ada Kapal Prince Soya, Queen Soya dan Aditya yang merupakan kapal dengan rute tetap ke Pare Pare ada juga potensi armada angkutan sungai ada kurang lebih 26 kapal dan juga sdh dilakukan uji petik,” ujarnya.

Masih lanjut Deddy, KSOP juga akan lakukan rapat Nasional renop angkutan lebaran 2026 melalui zoom meeting sedangkan di internal KSOP juga akan rapat dengan Pelindo terkait dengan kesiapan terminal penumpang untuk menghadapi mudik lebaran.

“Kami juga akan mendirikan posko arus mudik lebaran mulai dari pelayanan kesehatan hingga fasilitas penumpang untuk menginap.
Demi kenyamanan calon penumpang juga kami sediakan seperti wifi, kesehatan dan kami juga sudah berkoordinasi dengan Balai karantina kesehatan pelabuhan,” imbuhnya.

Ia juga menekankan serta memastikan untuk seluruh armada angkutan lebaran tahun 2026 telah dilakukan uji petik kelayakan dan seluruh armada dipastikan aman dan laik berlayar mengantar penumpang untuk mudik ke kampung halamannya dengan selamat.

“Intinya untuk armada sudah kami lakukan uji petik kelayakan nya serta terminal penumpang kami juga telah berkoordinasi dengan Pelindo sedangkan timelinenya untuk posko yang dilaksanakan di terminal penumpang akan dimulai sejak tanggal 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Perkiraan peningkatan penumpang arus mudik pada H-3 lebaran dan pegawai juga sudah WFA dengan prediksi arus mudik lebaran naik 5 persen,” bebernya.

Deddy mengatakan Posko akan didirikan tanggal 13 Maret dan juga akan ada gladi untuk petugas posko, sementara untuk armada ada 3 dengan rute Pare Pare dan ada kapal perintis tujuan Donggala, Toli Toli sedangkan jadwal seperti biasa jam reguler. Kapal dengan daya tampung untuk kapal Prince Soya mampu menampung 1700 hingga 1800 penumpang.

Deddy Yuwono juga menghimbau kepada seluruh calon penumpang kapal arus mudik agar memperhatikan barang bawaan agar tidak berlebihan demi menjaga keselamatan penumpang itu sendiri.

“Bawalah barang secukupnya, perhatikan kesehatan dan disiplin dan perhatikan keselamatan masing-masing. Harapan kami dengan persiapan yang matang, KSOP Kelas I Samarinda berharap dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026,” pungkasnya.

Perlu diketahui beberapa langkah penting yang akan dilakukan adalah pemantauan dan Pengendalian Transportasi Laut, KSOP Kelas I Samarinda akan memantau dan mengendalikan transportasi laut selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Selain itu juga Pembentukan Posko Pelayanan, Posko pelayanan akan dibentuk di pelabuhan untuk memantau dan menghandle kebutuhan penumpang. Serta penerapan Protokol Kesehatan, KSOP Kelas I Samarinda akan memastikan bahwa seluruh penumpang, petugas, dan awak kapal menerapkan protokol kesehatan.

Loading

BAGIKAN:

TINGGALKAN KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT