GARUDASATU.CO

Pemkot Samarinda Raih MURI melalui Program Jengringa, Deni Hakim Anwar: Kami Harap Bisa Terus Berlanjut

GARUDASATU.CO, SAMARINDA – Kegiatan pengumpulan minyak jelantah melalui program JENGRINDA berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri).

Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berhasil memecahkan rekor pengumpulan minyak jelantah terbanyak se-Indonesia dengan jumlah 14.362,9 kg atau Rp 100 juta.

Setali tiga uang, Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar memberikan apresiasi terhadap kerja besar tersebut. Deni menyebut program pemerintah itu merupakan salah satu terbaik untuk mengurangi dampak limbah di Kota Tepian.

“Jadi intinya yang pertama kami mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kota Samarinda yang sudah bisa meraih penghargaan MURI dengan mengumpulkan minyak jelantah sebanyak itu yang jika dirupiahkan senilai Rp 100 juta,” kata Deni saat dikonfirmasi, Sabtu (10/4/2022).

Terobosoan program JENGRINDA itu selain mendatangkan keuntungan daerah dari nilai ekonomi, diketahui pula bahwa minyak jelantah juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan pengganti sebagian bahan baku crude palm oil (CPO) atau sawit dalam program biodiesel.

Langkah tersebut tentunya akan berkorelasi langsung untuk mengurangi limbah lingkungan hidup, dan mengurangi emisi gas rumah kaca yang sejalan dengan pembangunan daerah.

“Jadi dengan adanya ini sebagai bentuk inisiasi gerakan positif memanfaatkan limbah menjadi sesuatu hal yang bernilai. Artinya ini minyak jelantah bisa membangun Samarinda dan ini sangat luar biasa sehingga kami memberi apresiasi setinggi mungkin untuk capaian tersebut,” imbuhnya.

Lebih lanjut, hasil dari penjualan minyak jelantah ini nantinya akan digunakan untuk membangun objek wisata bukit Steling, Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir.

Rencana ini menurut Deni sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan anggaran pembangunan yang ditaksir bisa mencapai Rp 300 juta.

“Dan kami harapkan program ini bisa terus berlanjut dan bisa terus ditingkatkan lagi. Sehingga bisa menjadi catatan positif bagi masyarakat,” tandasnya. (Adv)

Loading

BAGIKAN:

[printfriendly]
[printfriendly]

TINGGALKAN KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

Copyright© PT Garudasatu Media Indonesia