GARUDASATU.CO

Andi Harun Jelaskan Persiapan Inflasi 2023 Mendatang

GARUDASATU.CO,SAMARINDA-Inflasi menjadi pusat perhatian bagi seluruh pemerintah daerah, oleh sebab itu Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual.

Gelaran ini guna mensiapkan tiap-tiap daerah di Indonesia untuk menghadapi inflasi, yang diperkirakan pada tahun 2023 mendatang adalah puncaknya.

Gelaran rakor tersebut, diikuti seluruh gubernur dan bupati/walikota se-Indonesia, serta instansi terkait. Pembahasan mengenai pengendalian inflasi di daerah, Senin (24/10/2022).

Usai gelaran rakor, Walikota Samarinda, Andi Harun menyampaikan, rapat banyak membahas perkembangan inflasi di dunia yang tinggi.

Khususnya di Negara Amerika dan Eropa, selain itu rapat juga berbincang untuk antisipasi kedepannya oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Inflasi di Kaltim 4,76%, untuk di kota kita (Samarinda) 4,45%. Lebih rendah dari nasional yang 5,26%,” ucap Andi Harun.

Terkait hal itu, Andi Harun bersama jajarannya memiliki upaya, dalam menjaga stabilitas inflasi di daerah.

Dengan melakukan gerakan tanam pangan cepat panen. Berawal pemberian bibit cabai, tomat, dan bawang kepada masyarakat. Serta menyediakan lahan bagi petani.

“Pemeritah kota juga akan menggelar pasar tani,” tuturnya.

Senadan dengan Walikota Samarinda, Kepala Dinas Ketahanan Panganan dan Pertanian (DK2P) Samaridna, Endang Liansyah, bibt akan dibagikan kepada masyarakat melalui kecamatan.

Endang memaparkan, ada 10 ribu bibit cabai dan 5 ribu bibit tomat. Lalu setiap kecamatan akan menerima 1.000 bibit cabai dan 5 ratus bibit tomat.

“Untuk selanjutnya akan ditanam di pekarangan rumah warga masing-masing,” jelas Endang, kepada awak media.

“Pembagian ke ke masyarakat menggunakan polibek ukuran 20×30 setiap kecamatan,” sambungnya.

Masih penjelasan Endang, ada sepuluh hektar lahan yang diberikan kepada Balai Penyuluh Pertanian (BPP). Bertempatan di lokasi berbeda, daerah Palaran, Makroman, Lempake, dan Sungai Kunjang.

Selain penyediaan lahan dan pemberian bibit, akan ada pemberian mulsa dan pupuknya kepada petani.

Kemudian lahan yang seluas satu hektar nantinya akan dikhususkan utnuk penanaman bawang oleh para petani handal.

Dirinya pun memastikan, program ini harus direalisasikan secara cepat. Dan sejak hari ini program sedang dalam proses pengadaan bibit.

“DK2P telah mengumpukan 1.500 bibit, yang siap disaluran sekaligus,” ungkapnya.

Adapun gelaran pasar tani, Endang membeberkan, akan diadakan tujuh kali hingga akhir tahun nantinya.

Lokasi yang dipilih untuk pasar tani, bertempatan di kantor kelurahan yang berbatasan dengan wilayah Samarinda Kota.

“Kita juga masih melanjutkan, untuk memilih tempatnya,” tutupnya.
(nf/Advkmfsmd)

Loading

BAGIKAN:

[printfriendly]
[printfriendly]

TINGGALKAN KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

Copyright© PT Garudasatu Media Indonesia