GARUDASATU.CO

Dugaan Salah Diagnosis Di Puskesmas Lempake, dr Ismed Kosasih : Kami Pastikan Tindak Lanjuti Dengan Investigasi Mendalam

Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dr Ismed Kusasih(foto:istimewa)

SAMARINDA– Diduga mengalami keterlambatan diagnosis, seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun di Samarinda harus menjalani operasi usus buntu. Operasi dilakukan di RS Dirgahayu setelah sebelumnya pasien dua kali berobat ke Puskesmas Lempake dengan diagnosis gangguan lambung dan diare.

Keluarga pasien kini mempertanyakan prosedur pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut.

Merespon isu yang beredar di medsos, Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Lempake, Komang Ayu Indah Ardhani, menyatakan seluruh pelayanan telah dilakukan sesuai prosedur.

“Saya hanya bisa menyampaikan bahwa kami puskesmas sudah melayani sesuai prosedur,” kata Komang Ayu.

Saat ditanya lebih detail terkait diagnosis yang diberikan, ia menolak berkomentar dengan alasan kerahasiaan medis.

“Karena kerahasiaan medis jadi tidak bisa saya sampaikan kepada teman-teman. Untuk yang lain mohon maaf saya tidak bisa memberikan informasi lebih lanjut,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait hasil evaluasi internal Puskesmas Lempake atas kasus tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda H Ismid Kosasih saat dikonfirmasi media ini mengatakan bahwa pihaknya baru menerima laporan hari ini.

“Kami baru menerima informasinya, tentunya kami langsung konfirmasi dengan Puskesmas Lempake dan kami pastikan tindak lanjuti dengan investigasi lapangan,” jelas dr Ismed Kusasih via pesan WhatsApp nya, Selasa(28/7/2026).

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya respons cepat dan teliti dalam penanganan pasien di faskes primer, terutama untuk gejala yang bisa mengarah pada kondisi darurat seperti usus buntu.

Loading

BAGIKAN:

TINGGALKAN KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER

REKOMENDASI