GARUDASATU.CO

Seno Aji Pria Ramah, Murah Senyum Dan Sukses Di Dunia Politik

GARUDASATU.CO, SAMARINDA-Terlahir di Ibukota Provinsi Jawa Tengah tepatnya Kota Semarang. Ternyata Seno Aji kecil hanya menumpang lahir di Kota Semarang karena begitu menginjak usia sekolah ia di boyong oleh kedua orang tuanya berpindah tugas ke pulau Dewata Bali.

Seno Aji menghabiskan masa kecilnya dengan bersekolah di SDK Swastiastu 1 Denpasar kemudian melanjutkan sekolah tingkat pertama di
SMP Negeri 1 Denpasar.

Setelah 9 tahun menghabiskan masa kecil hingga ABG di Bali, saat menginjak usia remaja pria yang ramah dan murah senyum tersebut pulang kampung ke tanah kelahirannya Semarang guna melanjutkan jenjang pendidikan tingkat atas di SMA Negeri 1 Semarang.

Seno Aji bukanlah keturunan atau trah penguasa dunia politik namun anak ke empat dari enam bersaudara ini terlahir dari keluarga sederhana pasangan Sri Waluyo dan Sutarti, yang merupakan seorang pegawai negeri sipil di Departemen Perhubungan Laut.

“Orang tua saya bukan seorang politikus orang tua saya yakni bapak adalah seorang PNS pada Departemen Perhubungan Laut, ” ujar Seno Aji.

Setelah menamatkan pendidikan sekolah tingkat atas, Seno Aji kembali melanjutkan pendidikan ke tingkat tinggi yakni dengan kuliah S1 di UPN veteran Yogyakarta Jurusan Teknik Geologi.

Perjalanan panjang seorang pria perantauan meninggalkan kampung halaman demi meraih sebuah cita cita mulia yakni ingin membahagiakan kedua orang tuanya, Seno Aji tak kenal menyerah hingga akhirnya setelah lulus kuliah pada tahun 1995 ia bertekad hijrah ke negeri seberang yaitu Kalimantan Timur.

Suami dari Wahyu Hernaningsih istri yang selalu setia menemani hingga saat ini, Seno Aji mengawali karirnya sebagai ahli Geologi sebuah tambang emas di Kabupaten Kutai Barat sambil melanjutkan kuliah mengambil S2 Coorparete Management di Universitas Mulawarman.

Ayah dari Nabila Syifa Aji, Al Ghani Fauzan Aji dan Al Ghazali Danniswara Aji tersebut selain sosok seorang Ayah yang hebat dan Pahlawan bagi keluarganya juga seorang politikus handal Kaltim. Dan juga memperluas dunia bisnisnya dibidang perumahan dan konstruksi.

Meski sempat melanglang buana hingga keluar negeri untuk pekerjaannya, mitos meminum air mahakam akan kembali ke Kalimantan, ternyata terjadi padanya.

Tahun 2006 memboyong keluarga kecilnya dari Semarang untuk pindah ke Samarinda. Memulai bisnis pertambangan dan alat berat. Dari enam bersaudara memang hanya Seno Aji yang berbeda, merantau dan berwiraswasta awalnya.

Hingga pada tahun 2009 ia diajak oleh Ipong Muchlissoni yang kala itu menjabat sebagai Ketua DPW PKB Kaltim saat itu. Niat awalnya diakuinya untuk menambah jaringan untuk kelangsungan bisnisnya.

Namun karena terjadi dualisme ditubuh PKB kala itu, setahun kemudian yakni tahun 2010 Seno Aji ikut pindah ke Partai Gerindra mengikuti jejak Ipong.

“Jadi yang ngajak awal itu Pak Ipong, dan sempat jadi Ketua PKB Samarinda. Karena bisnis kala itu sudah tertata bisa ditinggal, masuklah saya ke Parpol,” ungkapnya.

Di Gerindra awalnya, ia mendapat jabatan sebagai Ketua Satuan Relawan Indoneisa Raya (Satria) Gerindra Kaltim. Dan pada Pemilu 2014 ia maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kaltim Dapil Samarinda. Hanya saja saat itu ia gagal terpilih, namun tetap fokus untuk melanjutkan karirnya di politik.

Baru pada Pemilu 2019 ia sukses untuk merebut kursi Legislator Karang Paci. Hal itu diakuinya akibat ada penyesuaian dapil dari Samarinda menuju ke Kutai Kartanegara (Kukar).

“Setelah sukses Gerindra yang dipimpin Andi Harun memenangkan Isran-Hadi di 2018, saya pindah dapil ke Kukar. Alhamdulillah terpilih karena memang dulu urusan kerja banyak disana,” cerita Seno.

Setelah terpilih ia tak langsung menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kaltim, ia menjabat sebagai Anggota Komisi III. Hingga saat Pilkada Samarinda Andi Harun terpilih menjadi Walikota Samarinda periode 2021-2024. Ia pun dipercaya untuk menggantikan Andi Harun yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua DPRD Kaltim.

“Selain itu kan saya menjabat Sekretaris Gerindra Kaltim. Dibilang titik tertinggi karir politik, iya. Tapi saya masih punya hasrat untuk menjadi Kepala Daerah. Karena ada sejumlah persoalan di tengah masyarakat yang kita bisa selesaikan jika di eksekutif,” jelasnya.

Ambisi ini, ucapnya muncul bukan tanpa alasan sebutnya. Setelah terpilih menjadi Legislator DPRD Kaltim, dan turun ke masyarakat banyak persoalan yang perlu terentaskan namun cukup terhalang karena tugas dan fungsi dewan yang terbatas.

“Jadi dari awalnya hanya untuk networking (jaringan), hari demi hari jadi passion (hasrat) saya. Apalagi bila melihat Prabowo sebagai tokoh sentral Gerindra. Untuk kepentingan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan rakyat. Yang jelas tentu ada hitungannya, minimal saya melanjutkan di DPRD Kaltim dulu,” pungkasnya.

Berikut Biografi Ir H Seno Aji, M.Si
Tempat tgl lahir : Semarang, 12 Nopember 1971

Istri : Wahyu Hernaningsih

Anak :
1.Nabila Syifa Aji
2.Al Ghani Fauzan Aji
3.Al Ghazali Danniswara Aji

Pedidikan :
SDK Swastiastu 1 Denpasar
SMP negeri 1 Denpasar
SMA negeri 1 Semarang

S1 : UPN veteran Yogyakarta
Jurusan Teknik Geologi, S2: Corporate management Universitas Mulawarman

Organisasi :
-Sekretaris DPD Partai Gerindra (sampai sekarang)
– Ketua Umum Gapeknas Kaltim (sampai sekarang)
– Ketua Umum Forki Kaltim (sampai sekarang
– Ketua Umum Squash Kaltim (sampai sekarang)
– Ketua Pengurus Daerah Satria Kaltim (sampai sekarang)
– Dewan penasehat RAPI Kaltim (sampai sekarang)
– Ketua Unum Forum Komunikasi Keluarga Jawa Nusantara (FKKJN) (sampai sekarang)

Tim redaksi garudasatu dan Tim Kukar Bersinar

Loading

BAGIKAN:

[printfriendly]
[printfriendly]

TINGGALKAN KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

Copyright© PT Garudasatu Media Indonesia